Apel Senin Kemenag Tuban Bahas OMI, Simulasi TKA hingga Pemantauan KBC

Kab. Tuban (Humas) — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Lukman Hakim, menyampaikan sejumlah agenda penting bidang pendidikan madrasah saat menjadi pembina Apel Senin di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Senin (5/10/2026).

Dalam amanatnya, Lukman mengawali dengan menyampaikan, pelaksanaan apel bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia kemudian menyampaikan beberapa agenda yang tengah dilaksanakan Seksi Pendidikan Madrasah, khususnya terkait pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Lukman menjelaskan, pelaksanaan OMI tingkat provinsi berlangsung secara daring pada 5–6 Oktober 2026 dengan pusat pelaksanaan di MAN 1 Tuban. Pada hari pertama, Senin (5/10), peserta dari jenjang MI dan MTs mengikuti kegiatan, sedangkan jenjang MA dijadwalkan mengikuti kegiatan pada Selasa (6/10).

"Pelaksanaan OMI tingkat provinsi hari ini untuk jenjang MI dan MTs, sedangkan besok untuk jenjang MA. Seluruh kegiatan dipusatkan di MAN 1 Tuban dan dilaksanakan secara daring," jelasnya.

Ia menambahkan, sebanyak 33 peserta mengikuti OMI. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pemetaan potensi dan kemampuan peserta didik madrasah sekaligus mendorong peningkatan prestasi di bidang akademik.

Selain OMI, Lukman juga menyampaikan pelaksanaan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik kelas XII Madrasah Aliyah (MA). Simulasi tersebut dilaksanakan sebagai persiapan menuju pelaksanaan TKA yang dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

Menurutnya, simulasi telah disesuaikan dengan mekanisme pelaksanaan TKA sehingga peserta didik dapat memahami alur dan teknis ujian dengan lebih baik. Informasi terkait pelaksanaan kegiatan juga dapat diakses melalui menu akun masing-masing peserta.

"Simulasi TKA ini sudah disesuaikan dengan pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Karena itu, peserta didik perlu mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan memperhatikan informasi yang tersedia pada akun masing-masing," terangnya.

Lebih lanjut, Lukman menyampaikan, berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga menjadi sarana pemetaan dan pemantauan kegiatan pendidikan di madrasah. Selain itu, Seksi Penma juga akan melakukan pemantauan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bersama para pengawas madrasah.

Kegiatan lain yakni Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada 5–9 Oktober 2026. Pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026 bertujuan untuk memetakan mutu dan profesionalisme guru, kepala madrasah, serta pengawas sebagai dasar penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 

"Berbagai kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memetakan pelaksanaan program dan meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Termasuk pemantauan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta bersama pengawas," pungkasnya.

Melalui berbagai agenda tersebut, Kemenag Tuban terus mendorong madrasah agar mampu melaksanakan program pendidikan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas layanan serta prestasi peserta didik. (Lai)

 

Editor: Laidia Maryati

Infografis

Lihat