Tak Kenal Hari Libur, Kemenag Tuban Gelar Rapat Dinas dan Evaluasi Program Kerja 2026 di Batu
Kota Batu (Humas) – Hari libur tidak menyurutkan komitmen jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban untuk memastikan pelaksanaan program kerja berjalan sesuai target. Hal tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Rapat Dinas dan Evaluasi Program Kerja Tahun 2026 yang digelar di Kota Batu, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas jajaran pimpinan, kepala seksi, pranata humas, perencana, perwakilan keuangan, kepegawaian dan umum, perwakilan Pendidikan Madrasah (Penma), kepala Kantor Urusan Agama (KUA), perwakilan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah dan PAI, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), guru DPK, KKRA, IGRA, KKM MTs, KKMI, serta kepala satuan kerja (satker).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Umi Kulsum, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menindaklanjuti hasil evaluasi program kerja triwulan III sebagai pijakan untuk menyelesaikan target kinerja hingga akhir tahun.
Menurutnya, seluruh jajaran perlu mencermati capaian program, menindaklanjuti revisi Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan (IKSK), serta memastikan Perjanjian Kinerja (Perkin) dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing seksi.
“Evaluasi bukan sekadar melihat capaian yang sudah terlaksana, tetapi juga memastikan setiap program yang belum optimal segera ditindaklanjuti. Saya berharap seluruh jajaran mencermati hasil evaluasi triwulan III dan mengawal penyelesaian target kinerja hingga akhir tahun,” tegas Umi Kulsum.
Ia juga mengingatkan, agenda Kementerian Agama Kabupaten Tuban ke depan cukup padat. Setelah kegiatan rapat dinas, jajaran akan menghadapi sejumlah agenda penting, mulai dari kunjungan Menteri Agama ke Pondok Pesantren Langitan, pembinaan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal, peringatan Hari Santri Nasional, hingga persiapan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama.
Untuk itu, ia meminta seluruh bidang mulai merancang kegiatan dan perlombaan dalam rangka memeriahkan peringatan tersebut. Tim humas juga diminta mempersiapkan lagu Indonesia Raya sebagai bagian dari dukungan terhadap rangkaian kegiatan yang direncanakan.
Selain itu, Umi Kulsum menekankan agar arsiparis, pranata komputer, perencana, dan seluruh unsur terkait segera menyelesaikan program kerja sesuai target. Pada bidang Pendidikan Madrasah, ia meminta agar madrasah yang akan menjadi sasaran program revitalisasi dipilih dengan mempertimbangkan kesiapan dan komitmen untuk melaksanakan program secara optimal.
Ia turut menyoroti capaian nilai pada sejumlah indikator kinerja, termasuk indikator terkait pengawasan, yang masih perlu mendapat perhatian. Seluruh jajaran diminta melakukan pencermatan dan tindak lanjut agar capaian kinerja semakin baik.
“Semua harus bergerak bersama. Cermati indikator yang nilainya masih rendah, identifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, kemudian segera lakukan tindak lanjut. Komitmen dan kerja sama seluruh jajaran sangat menentukan keberhasilan program Kemenag Tuban,” tambahnya.
Rapat dinas kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai revisi IKSK dan Perkin Tahun 2026 yang disampaikan oleh Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha, Imam Syafi’i. Dalam paparannya, ia menjelaskan, apabila terdapat perbedaan antara Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan IKSK, penyesuaian dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk Subbagian Tata Usaha, terdapat pula tambahan rincian terkait penyuluh agama Kristen.
Penjelasan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman seluruh peserta terhadap penyesuaian dokumen kinerja, sehingga pelaksanaan program dan pelaporan dapat berjalan selaras dengan target organisasi.
Agenda berikutnya diisi dengan pemaparan progres program kerja Tahun 2026 oleh sejumlah perwakilan satuan kerja dan unit layanan. Dari satuan pendidikan madrasah, paparan disampaikan oleh perwakilan MAN 2 Tuban, MTsN 2 Tuban, dan MIN 2 Tuban.
Editor: Laidia Maryati